Rantai tak berkarat
Bukan
tentang uluran tangan bantuan tapi tentang rasa persahabatan yang tinggi.
Itulah kata kata yang selalu teringat di benakku ketika ika meninggalkan
persahabatan kami yang sudah kami ciptakan selama 5tahun,hanya dengan sesosok pria
berumur 17 tahunan. Setiap manusia pasti pernah menciptakan hubungan istimewa
ini,ya persahabatan. Persahabatan adalah hubungan spesial selain berpacaraan,
persahabatan lebih dari segalanya bagiku.
“
hey jos,kenapa melamun terus? Udah kayak orang stress...” teguran dari wanita
separu baya menggunakan hijab berwarna hitam pekat
“
eh ibu,buat aku terkejut saja” lontaran perkataan yang di ciptakan oleh anak
laki laki dengan kelopak mata yang indah sehingga membuat setiap orang ingin
memiliki kelopak mata tersebut. Anak laki laki tersebut adalah aku, namaku
joshua,ya begitulah keseharian ku selalu kesepian semejak ika pergi
meninggalkan ku 1bulan yang lalu. Ika adalah sahabatku sejak di bangku SMP.
5tahun,bukan waktu yang cepat seperti membalikan telapak tanggan tapi itu waktu
yang cukup panjang untuk hubungan persahabatan.
***
“
jos? Sudah siap nak??”
“
sudah bu sebentar lagi “ ujarku pada ibu ku
Hari ini
adalah genap 2 bulan aku tanpa berhubungan dengan ika,yasudahlah mungkin di
luar sana dia telah bahagia dengan orang lain,aku hanya bisa panjatkan doa
untuk sahabat tercintaku. Tangganku mulai membuka pintu mobil dan aku memutar
kunci mobil untuk menyalakan mesin mobil,dan mulai menginjak pedal gas.
Kecepatan mobil ku mencapai 40km/jam sengaja aku membawa mobil dengan perlahan
karena aku sendang membawa ibuku, maklum umur beliau telah mencapai 50tahun.
“ jos..? “ tanya ibuku
“ iya bu?” jawabku
“ kamu sudah siap nak? Tetep
berdoa ya pasrah dengan allah”
“ insyallah joshua kuat bu “
jawabku pada ibuku.
Hari
ini adalah hari di mana aku juga akan melaksan oprasi penambahan ginjal sebelah
kanan ku.Yah,sejak umurku 5 tahun aku telah hidup dengan ginjal 1 . keluargaku
tidak begitu kawatir dengan keadan diriku karena dengan berjalan nya waktu aku
hidup normal dengan biasanya. Tapi ketika umurku menginjak 18 tahun aku telah
mengalami gagal ginjal yangdi timbulkan pada gijal ku yang hanya satu di dalam
tubuhku,mau tidak mau ginjal ku harus di ganti dan aku hari ini aku telah
mendapatkan pendonor ginjal tersebuh. Aku sangat ber hutang budi pada pendonor
ginjal tersebut,karena dengan dia mendonorkan ginjal nya padaku aku bisa
melanjutkan hidupku dengan biasanya.
Mobil
ku makin lama makin melaju dan angka menuju ke angka 60KM,Yah aku telah
bersemangat untuk menjalankan oprasi ku,kaki kanan ku begitu semangatnya
menginjak pedal gasun untuk sengera sampai ke rumah sakit.Tertiba aku di lampu
merah yang jaraknya dari rumah sakit sekitar 400Meter lagi, dan aku melihat
sepasang orang yang sepertinya berada di depan mobilku sedang bertengkar,aku
teringat pada sahabatku ika yang telah 2 bulan meninggalkan aku demi seorang
laki laki yang dia inginkan. Mataku terus saja memandangi ke arah mobil yang
ada di depanku ,hati kecilku berkata bahwa itu adalahh ika,tapi mana mungkin
ika ada di kota ini sendangkan dia telah pindah ke luar pulau jawa dan berkata
kalau tidak balik lagi.
“
bu? Coba lihat ke arah depan itu seperti ika bu...”
“
bener jos, itu seperti ika sahabat kamu sejak smp itu,yasudah kamu samperin
coba”
“
ah mungkin aku salah lihat bu...lagi pula cita tidak di sini “ jawabku sambil
menginjak gas dan mulai jalan ke arah rumah sakit. Saat jarak rumah sakit
dengan posisi mobilku sekarang berkisar 100 meter lagi , mobil yang tadi di
depan ku berhenti tiba tiba sehingga aku meng- erem mobilku dengan tiba tiba seorang
gadis dan pria keluar dari dalam mobil hitam itu lalu mereka seperti beradu
mulut,spicles aku melihat kalau perempuan itu mirip dengan ika sontak aku
langsung keluar mobil dan menghampiri gadis tersebut. Ayunan tangan ku
menyentuh punggung gadis tersebut dan menyapanya.
“
Ika? “ sapaku sambil memeluknya
“
eh siapa kamu “ jawab gadis tersebut sambil mendolakku hingga aku jatuh ke
trotoar jalanan. Lelaki yang bersama gadis tersebut langsung menariki kera
bajuku dan memukul bagian perutku hingga aku menjerit kesakitan.
“
eh sudah berhenti! “ teriak gadis tersebut.
Terlihat gadis tersebut sedang
bertengkar dengan pasangan nya dan aku hanya bisa melihat mereka dengan keadaan
kesakitan. Ku lihat ibu-ku di dalam
mobil khawatir dan beliau menghampiri ku sambil mencoba membawaku untuk ke
mobil tetapi aku tidak menghiraukan ajakan ibuku. Aku masi saja ikut campur
dalam masalah pertengkaran gadis dan pria tersebut. Terlihat pria tersebut
menerjukan pukulan ke perut wanita tersebut sehingga wanita tersebut jatuh ke
jalanan yang kendaraan cukup ramai yang berlalu lalang, aku langsung berlari ke
arah pria tersebut dan menerjunkan pukulan dasyat di bagian wajah nya sehingga
membuat tetasan darah keluar dari bagian mulut pria tersebut.
“
joshua...” teriakan ibuku
Aku tidak menggiraukan teriakan
ibuku, aku tetap menghajar pria tersebut , perkelahian pun berlangsung dan
membawa keramaian di area jalanan tersebut.
Prakkk...
Ku tolehkan pandangan ku ke arah
sumber suara tersebut,sontak aku langsung berlari ke arah sumber suara
tersebut. Terlihat gadis tersebut tertabrak oleh sebuat mobil pribadi, cucuran
darah banyak keluar dari bagian tubuh wanita itu . Tidak berpikir panjang aku
langsung membawa wanita tersebut ke rumah sakit.
“
bagaiman dok keadaanya?” tanya ku dengan cemas
“
anda keluarganya atau suaminya ? “ jawab dokter sambil menyentuh pundakku
“
saya sahabatnya nya dok “
“
jos..” teguran ibu sambil menarik tanganku
“
sudah bu, ibu diam dan duduk di ruang tunggu saja “ jawabku sambil membawa ibu
ke ruang tunggu. Dan selanjutnya aku dan dokter masuk ke ruangan tersebut.
***
“
bu apakah saudara joshua tadi anak dari anda? “ tanya dokter pada ibu
“
ya betul dok, dia anak saya “
“
ini bu sebelum oprasi tadi dia meninggalkan surat ini pada saya dan dia berkata
bahwa saya harus meyerahkan surah tersebut pada anda “ sambil mengeluarkan
selenbaran kertas.
“
Bu,sebelumnya joshua minta maaf yang sebesar besarnya pada ibu. Joshua tau
joshua salah tapi joshua harus melakukannya bu. Bu joshua mendonorkan ginjal
joshua pada wanita ini bu, joshua tau dia bukan siapa siapa joshua tapi dia
mirip sekali dengan ika sahabat joshua yang dulu, jadi joshua memberikan ginjal
joshua untuk dia bu karena dia lebih layak untuk mendapatkan kehidupanya
ketibang joshua, ohya bu nama dia ike miripkan dengan ika bu, sebelas dua belas
dari ika, jadi joshua menganggap dia sahabat joshua yang paling joshua sayangi
bu. Bu nanti jika ike sudah sadar dari kondisinya bilang pada ike kalau mulai
hari ini dan selamanya dia adalah sahabat joshua ya bu. Sekali lagi joshua
minta maaf pada ibu, karena persahabatan abdi adalah persahabatan yang tidak terbatasi,
persahabatan joshua dengan ika maupun ike bagaikan Rantai tak berkarat bu ,
rantai yang tidak terkena tetesan hujan sekalipun. Bu joshua pamit ya, joshua
sayang ibu. I love u bu “
Tetesan air
mata keluar dari kelopak ibu saat membacanya.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar